Setelah reformasi pertama dan kedua selesai, kini DJP tidak lagi melakukan pemeriksaan berkali-kali kepada wajib pajak. Kemudian dibangun lah Coretax Program sebagai reformasi lanjutan, untuk menjawab perkembangan zaman saat ini.
diharapkan dapat mengurangi potensi kesalahan administrasi, mempermudah akses informasi perpajakan, serta memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya.
Tes koran, atau tes pauli dan tes kraepelin digunakan dalam proses rekrutmen untuk menilai ketahanan kandidat terhadap pekerjaan dengan tingkat produktivitas tinggi.
Konsultasi: Jika mengalami kesulitan atau kendala, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan petugas pajak atau konsultan pajak. Nah, itulah langkah-langkah detailnya. Semoga penjelasan di atas membantu Anda dalam mengkreditkan pajak masukan di Coretax dengan benar dan lancar. Ingat, ketelitian sangat penting dalam proses ini untuk menghindari masalah di kemudian hari. Jangan ragu untuk mengecek ulang info sebelum mengirimkan pengajuan. Selamat mencoba!
adalah untuk memperbaiki infrastruktur perpajakan. Proyek ini juga membawa beberapa manfaat lainnya, seperti:
Penghapusan read more dilakukan apabila wajib pajak sudah tidak memenuhi persyaratan subjek dan/objektif sesuai dengan ketentuan undang-undang perpajakan.
Wajib pajak harus paham nantinya ada perubahan lain yang terkait dengan NPWP adalah nomor identitas bagi cabang wajib pajak. Pada sistem Coretax yang akan datang, device cabang tidak lagi menggunakan NPWP yang sejajar sebagai dua entitas yang berbeda dengan NPWP induk atau pusat.
Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai! Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel menarik lainnya. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi website kami untuk mendapatkan update informasi perpajakan terbaru ya!
Aplikasi Coretax merupakan aplikasi pengganti sistem administrasi perpajakan yang sudah berjalan sebelumnya. Untuk mengakses simulator ini, wajib pajak harus melakukan pendaftaran pada laman awal akun DJPOnline.
Perubahan ini dapat menyebabkan resistensi awal dari beberapa pihak yang merasa nyaman dengan sistem administrasi perpajakan Indonesia lama.
Dengan adanya Coretax, DJP berharap sistem administrasi perpajakan di Indonesia semakin modern day dan mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Selain mengakses layanan tersebut, wajib pajak juga diwajibkan untuk memperbarui profil mereka pada tanggal yang sama. Pembaruan ini bertujuan untuk memastikan bahwa info wajib pajak tetap akurat dan sesuai dengan peraturan terbaru.
Terdapat fitur pemberian imbalan bunga dan pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak secara on-line
Dwi mengungkapkan bahwa pemerintah juga mempermudah pelaporan SPT dengan menghadirkan fitur prepopulated